Desa Sungai Batang Bangun Jalan Cor Titian Bertiang, Wujudkan Akses Nyaman di Wilayah Pesisir

Air Sugihan, OKI — Pemerintah Desa Sungai Batang, Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatera Selatan, terus menunjukkan komitmen dalam meningkatkan infrastruktur desa. Melalui program Padat Karya Tunai Desa (PKTD), Desa Sungai Batang melaksanakan pembangunan jalan cor titian bertiang sepanjang 109 meter dengan lebar 1,5 meter dan tinggi tiang 1,5 meter, menggunakan Dana Desa Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp 370.124.000.

Proyek ini menjadi salah satu praktik baik pemanfaatan Dana Desa, karena selain meningkatkan kualitas akses transportasi warga, juga memberdayakan masyarakat lokal melalui sistem kerja berbasis gotong royong.


Perencanaan: Dari Masalah Jalan Kayu Menuju Infrastruktur Permanen

Kegiatan pembangunan jalan ini berawal dari hasil Musyawarah Desa (Musdes) yang digelar pada September 2024. Dalam musyawarah yang dihadiri oleh pemerintah desa, BPD, perangkat desa, perwakilan kecamatan, kader, dan masyarakat, dibahas persoalan utama yang selama ini dihadapi warga.
Sebagian besar jalan di Desa Sungai Batang masih berupa titian kayu, yang mudah lapuk dimakan usia dan sering membahayakan pengguna jalan, terutama pada musim hujan dan saat air pasang laut.

Pendamping Desa, Dendi Atim Santoso, memberikan saran agar pemerintah desa membangun jalan cor bertulang dengan konstruksi bertiang untuk menyesuaikan kondisi geografis wilayah pesisir. Usulan ini diterima karena dianggap solusi jangka panjang yang dapat meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan efisiensi mobilitas warga.
Selanjutnya, hasil keputusan Musdes dimasukkan ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2025.


Penganggaran: Dana Desa untuk Infrastruktur dan Pemberdayaan

Berdasarkan hasil survei teknis (Survey 0%), ditetapkan bahwa pembangunan jalan akan memiliki panjang 109 meter, lebar 1,5 meter, dan tinggi tiang 1,5 meter.
Anggaran total yang dialokasikan sebesar Rp 370.124.000, termasuk Rp 103.834.000 di antaranya digunakan untuk upah kerja warga, sesuai dengan prinsip Padat Karya Tunai Desa (PKTD).

Pemerintah Desa Sungai Batang memastikan bahwa setiap tahapan anggaran dilakukan secara transparan dan partisipatif, agar manfaat pembangunan tidak hanya dirasakan dalam bentuk fisik, tetapi juga dalam bentuk peningkatan ekonomi masyarakat melalui lapangan kerja sementara selama proyek berlangsung.


Pelaksanaan: Semangat Gotong Royong di Tengah Tantangan Alam

Pelaksanaan pembangunan dimulai pada Agustus 2025 dan berlangsung lebih dari satu bulan. Proses ini tidaklah mudah karena kondisi geografis Desa Sungai Batang yang berada di wilayah pesisir membuat pekerjaan harus menyesuaikan pasang surut air laut.
Masyarakat bekerja bahu-membahu menggali lubang pondasi, membuat tiang pancang, merakit besi tulangan, dan melakukan pengecoran beton hingga proses akhir. Semua tenaga kerja berasal dari warga desa setempat sebagai bentuk nyata pelaksanaan PKTD.

Setelah proses pembangunan selesai, jalan ditutup sementara selama kurang lebih 20 hari untuk memastikan beton benar-benar mengeras dengan sempurna. Kini, jalan cor titian bertiang sepanjang 109 meter tersebut telah rampung dan siap digunakan masyarakat.


Pemanfaatan: Akses Lancar, Ekonomi Warga Meningkat

Dengan selesainya pembangunan jalan cor titian bertiang ini, mobilitas masyarakat Desa Sungai Batang kini jauh lebih lancar dan aman.
Jika sebelumnya jalan hanya bisa dilewati pejalan kaki, kini kendaraan roda dua sudah dapat melintas dengan mudah. Warga yang bekerja di sektor pertanian, perikanan, maupun perdagangan kini dapat mengangkut hasil produksinya dengan lebih cepat.

Selain manfaat infrastruktur, kegiatan ini juga memberikan penghasilan tambahan bagi masyarakat yang terlibat langsung dalam pembangunan. Upah yang diterima membantu meningkatkan ekonomi rumah tangga, terutama di masa pasang surut pendapatan nelayan dan petani.

Pembangunan ini sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan partisipasi warga, yang menjadi nilai utama dalam pembangunan desa berkelanjutan.


Sambutan Kepala Desa Sungai Batang

Kepala Desa Sungai Batang, Redi Sandari, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya pembangunan jalan cor titian bertiang tersebut.

“Kami sangat bersyukur atas selesainya pembangunan jalan cor ini. Kondisi jalan di desa kami memang sangat membutuhkan perbaikan karena selama ini masyarakat hanya bisa menggunakan titian kayu yang mudah rusak. Dengan adanya jalan cor bertiang ini, aktivitas warga menjadi lebih mudah dan aman,” ujar Kepala Desa Redi Sandari.

Beliau menambahkan bahwa keberhasilan pembangunan ini tidak lepas dari dukungan dan kerja sama masyarakat, serta peran Pendamping Desa dan TPK yang terus memastikan pekerjaan berjalan dengan baik.

“Kami berkomitmen agar Dana Desa digunakan sebaik mungkin untuk kepentingan masyarakat. Pembangunan ini adalah bukti nyata bahwa gotong royong dan partisipasi masyarakat dapat menciptakan perubahan besar bagi desa,” tambahnya.


Penutup

Pembangunan Jalan Cor Titian Bertiang di Desa Sungai Batang menjadi contoh sukses pemanfaatan Dana Desa berbasis pemberdayaan masyarakat.
Proyek ini tidak hanya menghadirkan infrastruktur yang kuat dan tahan lama, tetapi juga memperkuat ekonomi warga melalui sistem Padat Karya Tunai.

Kini, masyarakat dapat menikmati akses transportasi yang lebih layak, aman, dan nyaman — sekaligus membawa Desa Sungai Batang selangkah lebih maju menuju desa yang mandiri, berdaya, dan sejahtera.


Dokumen bisa di Download Disini

Video bisa di Download Disini

No comments:

Post a Comment

Featured Post

TPP P3MD AIR SUGIHAN

Dalam upaya memperkuat pelaksanaan Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD), Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Terting...

Popular Posts